KABAR TASELA – Rekrutan anyar Persib Bandung, Mariano Peralta, mendadak menjadi sorotan hangat menjelang bergulirnya laga-laga krusial Pangeran Biru di kompetisi musim 2026/2027. Pengamat sekaligus komentator sepak bola nasional, Rendra Soedjono, memberikan pandangan menarik mengenai kehadiran pemain asal Argentina tersebut di Bandung.
Rendra menilai, alur kepindahan Mariano Peralta ke Persib Bandung memiliki kemiripan yang sangat identik dengan proses kedatangan Ciro Alves beberapa musim lalu. Keduanya dinilai datang ke Kota Kembang dengan latar belakang status sebagai 'musuh menakutkan' bagi lini pertahanan Maung Bandung.
Jejak Peralta yang Mengingatkan Pada Ciro Alves
Sebelum akhirnya resmi mengenakan jersey Pangeran Biru, Peralta kerap tampil sebagai momok menakutkan bagi lini pertahanan Persib ketika masih membela klub lamanya. Pergerakan lincah, ketajaman, serta kemampuannya mengacak-acak barisan belakang Maung Bandung selalu sukses merepotkan pertahanan Persib dalam setiap pertemuan.
Karakteristik dan situasi inilah yang membuat Rendra Soedjono teringat pada sosok Ciro Alves. Kala itu, Ciro juga dikenal sebagai pemain asing yang kerap tampil luar biasa dan mencetak gol ke gawang Persib sebelum akhirnya diboyong untuk memperkuat armada Pangeran Biru.
“Kisah kepindahan Mariano Peralta ke Persib ini sangat mirip dengan Ciro Alves. Kedua pemain ini sebelumnya sering sekali merepotkan dan menjadi ancaman nyata bagi lini pertahanan Persib saat mereka masih membela klub lamanya,” ujar Rendra Soedjono.
Ujian Ketajaman di Lini Depan Pangeran Biru
Kemiripan latar belakang ini lantas memunculkan ekspektasi tinggi di kalangan pendukung setia Persib, Bobotoh. Publik sepak bola Jawa Barat kini menantikan apakah Mariano Peralta mampu menjawab ekspektasi tersebut dan menjelma menjadi andalan baru di lini serang Persib layaknya kesuksesan yang pernah diraih Ciro Alves.
Persib Bandung yang tengah bersiap menghadapi agenda padat di kompetisi domestik maupun ajang Asia (AFC Champions League Two) tentu sangat membutuhkan kontribusi maksimal dari rekrutan barunya. Kualitas individu dan determinasi tinggi yang dimiliki Peralta diharapkan bisa langsung menyatu dengan skema taktik tim.
Kini, beban pembuktian berada sepenuhnya di pundak Mariano Peralta. Jika mampu beradaptasi dengan cepat dan menjaga konsistensi permainannya, bukan tidak mungkin Peralta bakal mengikuti jejak manis Ciro Alves sebagai idola baru publik Bandung yang haus akan kemenangan.






