KABARTASELA.ID, GARUT — Tindak lanjut aparat kepolisian terhadap video perselisihan bersenjata tajam di kawasan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, akhirnya membuahkan hasil. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Garut mengamankan dua remaja putri yang terlibat dalam aksi konfrontasi menggunakan senjata tajam jenis golok terhadap seorang perempuan berambut pirang.
Peristiwa penangkapan tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Herman Saputra. Ia membenarkan bahwa pihaknya telah bergerak mengamankan pihak-pihak yang terlibat dalam video viral tersebut pada Selasa (20/10/2026).
"Benar (sudah diamankan). Dua orang," kata Herman kepada wartawan.
Herman menjelaskan lebih lanjut bahwa dua orang yang diamankan oleh penyidik saat ini berstatus anak di bawah umur. Mengingat status hukum para pihak yang terlibat, Satreskrim Polres Garut menerapkan prosedur penanganan khusus yang sesuai dengan perundang-undangan peradilan anak guna memastikan proses hukum berjalan proporsional.
"Sementara untuk saat ini perkaranya masih kami dalami," ungkap Herman.
Persoalan ini mencuat ke ruang publik setelah rekaman video amatir berdurasi 1 menit 56 detik tersebar luas di jagat maya pada awal Oktober 2026. Di dalam video itu, insiden bermula saat seorang perempuan berambut pirang turun dari sepeda motor dan berjalan menuju kios minuman di tepi jalan. Tanpa disangka, seorang remaja bermasker membuntutinya sembari menggenggam sebilah golok berukuran besar.
Kericuhan pun pecah tatkala gadis bermasker tersebut secara agresif mengacungkan golok ke arah korban hingga memicu ketakutan. Korban berupaya menjaga jarak sembari menanyakan alasan dirinya diserang. Seorang pria berkaus putih yang berada di lokasi sempat mencoba menjadi penengah, namun suasana kian memanas setelah seorang remaja lain—yang merupakan rekan pelaku bersenjata tajam—turut menghampiri dan terlibat pertengkaran.
Penyelidikan polisi memastikan bahwa tempat kejadian perkara berlokasi di Jalan Letjen Ibrahim Adjie, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut. Penyelidikan mendalam masih berlangsung untuk mengungkap latar belakang pemicu perselisihan tersebut.










