29°C
Header Billboard Besar (970x250 / 1100x200)

Asap Karhutla Capai Jakarta dan Jawa Barat, Pemprov DKI dan BMKG Imbau Warga Pakai Masker

Pemprov DKI Jakarta terapkan water mist untuk tekan polusi, BMKG kaji konsentrasi asap di permukaan tanah.

Aiwa
Aiwa
Wartawan Tasela•Sabtu, 17 Oktober 2026 • 11:54 WIB•527x dibaca
Kondisi langit perkotaan Jakarta yang terpapar kabut tipis.
Kondisi langit perkotaan Jakarta yang terpapar kabut tipis.📷 Sumber Terkait
Single Article - Top Banner

KABARTASELA.ID, JAKARTA — Sebaran kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Sumatra dan Kalimantan dilaporkan telah meluas hingga memasuki wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengimbau masyarakat agar tidak panik serta memperketat perlindungan diri dengan menggunakan masker.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berupaya mengendalikan kualitas udara di Ibu Kota. Salah satu langkah teknis yang diterapkan di sejumlah titik strategis adalah penyemprotan air atau water mist.

"Yang pasti, kita enggak boleh panik. Ini situasi memang alam sedang seperti ini," kata Rano kepada wartawan, Sabtu (17/10/2026).

Menurut Rano, pengoperasian teknologi semprotan air tersebut merupakan instrumen pelengkap dari rangkaian penanganan yang dijalankan pemerintah. Selain polusi asap, ia mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi penyebaran penyakit saluran pernapasan seperti flu di tengah peralihan cuaca.

Iklan

"Yang kedua, masker, barangkali memang harus, karena ya sekarang maaf ya, bukan hanya asap, juga mungkin di beberapa tempat sudah terjadi yang disebut flu," tutur Rano.

Sebelumnya, Sekretaris Utama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Guswanto mengonfirmasi keberadaan sebaran asap karhutla tersebut berdasarkan citra satelit pemantauan.

"Kalau kita lihat dari citra sebaran asap wilayah Indonesia yang dirilis BMKG jam 10.00 tadi ya, itu hasil deliniasi terdeteksi asap yang sudah masuk ke wilayah Banten, maupun Jawa Barat, ataupun di Jakarta sendiri," kata dia saat dikonfirmasi wartawan, Jumat, 16 Oktober 2026.

Guswanto menjelaskan, citra satelit BMKG memetakan dua konsentrasi utama sebaran asap. Wilayah pertama bersumber dari karhutla Merauke, Papua Selatan, yang mengarah ke Maluku. Sementara itu, asap karhutla dari Sumatra dan Kalimantan bergerak melintasi Jawa bagian barat hingga perbatasan lintas negara menuju Semenanjung Malaysia dan Singapura seiring dorongan angin dari arah tenggara ke barat laut.

Pihak BMKG saat ini masih terus meneliti apakah sebaran partikel asap tersebut mengendap secara signifikan di lapisan permukaan yang dihirup warga, atau sekadar melintas di atmosfer atas. Kendati demikian, masyarakat terdampak disarankan membatasi kegiatan di luar ruangan serta mengenakan masker dengan daya filtrasi tinggi, seperti jenis N95, KN95, atau KF94.

Single Article - Bottom Banner
Suka artikel ini? Bagikan ke teman & keluarga:
Bagikan:
Aiwa
Penulis Berita

Aiwa

Wartawan / Reporter Lapangan
"Wartawan di kabartasela.id yang berfokus pada peliputan berita nasional dan dinamika politik."
72 Artikel DiterbitkanBergabung Kamis, 10 September 2026

Berita Terkait Lainnya

Komentar Pembaca (0)

Tulis Tanggapan Anda

Sampaikan pendapat Anda dengan bahasa yang santun dan beretika.

Memuat komentar...