KABARTASELA.ID, Jakarta — Juru taktik Timnas Indonesia, John Herdman, kini tengah menjadi sorotan hangat. Langkah taktis yang diambil pelatih asal Inggris tersebut dinilai terlalu monoton dalam mengarungi persaingan ketat di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Herdman tampak enggan melakukan perombakan besar, baik pada komposisi sebelas pemain pertama (starting XI) maupun deretan pemain pengganti saat menghadapi Singapura dan Malaysia.
Hasil dari keputusan tersebut sejauh ini terbilang fluktuatif. Pada laga pembuka, taktik Herdman sukses membawa skuad Garuda melibas Singapura dengan skor meyakinkan 2-0. Namun, formula yang nyaris tanpa penyegaran itu mulai terbaca ketika Kevin Diks dan kawan-kawan ditahan imbang tanpa gol oleh musuh bebuyutan, Malaysia (0-0). Sebagaimana dilaporkan oleh media olahraga nasional:
"Dari dua pertandingan ini, komposisi sebelas pemain yang menjadi starter di Timnas Indonesia memang nyaris tak mengalami perubahan."
Di sektor penjaga gawang, Maarten Paes tetap berdiri kokoh sebagai palang pintu terakhir yang tak tergantikan. Jantung pertahanan dikawal ketat oleh duet menara Justin Hubner dan Elkan Baggott, disokong oleh mobilitas tinggi Dean James serta Kevin Diks di sektor bek sayap. Lini tengah pun stabil dihuni oleh duet Joey Pelupessy dan Calvin Verdonk, sementara sektor sayap dipercayakan kepada Ragnar Oratmangoen dan Luke Vickery.
Satu-satunya pergeseran pada daftar starter hanya terjadi di lini gedor. Jika pada laga kontra Singapura Herdman menduetkan Ole Romeny dengan Mitchell Baker, maka pada laga kedua kontra Malaysia posisi Baker digantikan oleh gelandang berpengalaman, Thom Haye.
Kemonotonan ini bahkan merembet ke daftar pemain pengganti dari bangku cadangan. Saat melawan Singapura, Herdman memasukkan Nathan Tjoe-A-On, Ivar Jenner, Thom Haye, Rayhan Hannan, dan Rizky Ridho di babak kedua. Pola serupa nyaris terulang mutlak saat meladeni Malaysia. Meski sempat terganggu oleh kartu merah Thom Haye pada menit ke-42 yang memaksa masuknya Ivar Jenner untuk mengganti Ragnar Oratmangoen, pergantian di paruh kedua tetap memunculkan nama Mitchell Baker, Nathan Tjoe-A-On, dan Rizky Ridho.
Kini, ujian sesungguhnya menanti di laga pamungkas Grup A kontra Bangladesh. Timnas Indonesia wajib memetik kemenangan dengan margin gol besar demi mengudeta Malaysia dari puncak klasemen untuk mengamankan tiket menuju final. Publik sepak bola tanah air kini menanti, apakah John Herdman akan berani menyajikan kejutan taktik baru atau tetap setia dengan formula lamanya.










