29°C
Header Billboard Besar (970x250 / 1100x200)

Mengamuk di SUGBK, Skuad Garuda Hajar Bangladesh 9-2 dan Segel Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026

Hujan gol hantarkan Indonesia tantang Thailand di laga puncak, lini belakang jadi sorotan tajam

Sri Lestari Purnama
Sri Lestari Purnama
Redaktur / Editor•Jumat, 2 Oktober 2026 • 16:01 WIB•216x dibaca
Selebrasi pemain Timnas Indonesia setelah mencetak gol di SUGBK.
Selebrasi pemain Timnas Indonesia setelah mencetak gol di SUGBK.📷 Sumber Terkait
Single Article - Top Banner

KABARTASELA.ID, JAKARTA — Tim Nasional Indonesia tampil luar biasa dan sukses mengamankan tiket ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda mengamuk dengan melumat Bangladesh lewat skor telak 9-2 dalam laga pamungkas Grup A di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026) malam WIB.

Kemenangan fantastis ini mengunci posisi Kevin Diks dan kolega sebagai juara Grup A dengan torehan tujuh poin. Meskipun memiliki perolehan poin yang sama dengan Malaysia, Indonesia berhak memuncaki klasemen akhir berkat keunggulan agresivitas gol yang sangat mencolok.

Striker andalan Merah-Putih, Mitchell Baker, menjadi bintang lapangan setelah memborong lima gol ke gawang Bangladesh. Adapun empat gol pelengkap kemenangan skuad Garuda masing-masing dilesakkan oleh Rizky Ridho, Justin Hubner, Luke Vickery, dan Kevin Diks. Sementara itu, Bangladesh hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui aksi Shahriar Emon dan Farhaan Wahid.

Sepanjang jalannya pertandingan, armada Garuda tampil sangat mendominasi permainan. Berdasarkan data statistik, Indonesia mencatatkan penguasaan bola hingga 70 persen, berbanding terbalik dengan Bangladesh yang hanya memegang 30 persen aliran bola.

Iklan

Performa impresif ini mendapat apresiasi tinggi dari pengamat sepak bola nasional, Luciano Leandro. Mantan gelandang Persija Jakarta dan PSM Makassar tersebut memuji daya dobrak agresif yang ditunjukkan oleh pasukan Merah-Putih sejak menit awal.

"Menurut saya, Indonesia menunjukkan kualitas ofensif yang sangat baik, terutama pada babak pertama. Tim bermain agresif, cepat dalam melakukan penetrasi dan sangat efektif memanfaatkan ruang di belakang pertahanan Bangladesh,"

Meski memuji keberanian tim dalam menggempur pertahanan lawan, Luciano juga memberikan catatan kritis. Ia menyoroti hilangnya fokus di lini belakang saat Indonesia sudah unggul jauh, yang mengakibatkan gawang Garuda kebobolan dua kali.

"Setelah unggul besar, konsentrasi dan keseimbangan pertahanan sempat menurun, terbukti Bangladesh mampu mencetak dua gol,"

Evaluasi total di sektor pertahanan menjadi hal mutlak sebelum laga final. Pasalnya, lawan tangguh Thailand sudah menunggu Indonesia di partai puncak yang akan digelar di SUGBK pada Senin (5/10/2026) malam WIB guna memperebutkan trofi perdana FIFA ASEAN Cup 2026.

"Jadi, sembilan gol tentu luar biasa tetapi dua gol yang kebobolan juga harus menjadi bahan evaluasi, terutama menghadapi lawan seperti Thailand yang kualitasnya lebih tinggi di final,"
Single Article - Bottom Banner
Suka artikel ini? Bagikan ke teman & keluarga:
Bagikan:
Sri Lestari Purnama
Penulis Berita

Sri Lestari Purnama

Redaktur / Editor Berita
"Editor Berita Persib & Bobotoh | Menulis kabar terbaru Pangeran Biru dari balik layar, isu transfer, hingga dinamika tribun. Menjaga fakta, mengabarkan dengan presisi. ⚽💙"
89 Artikel DiterbitkanBergabung Kamis, 20 Agustus 2026

Berita Terkait Lainnya

Komentar Pembaca (0)

Tulis Tanggapan Anda

Sampaikan pendapat Anda dengan bahasa yang santun dan beretika.

Memuat komentar...