29°C
Header Billboard Besar (970x250 / 1100x200)

Menemukan Kedamaian di Ujung Jemari: Menelusuri Sudut-Sudut Studio Keramik Tersembunyi di Bandung

Menyelami terapi jiwa lewat sentuhan tanah liat di ruang-ruang kreatif Kota Kembang

Neng Maya Lestari, S.Pd
Neng Maya Lestari, S.Pd
Wartawan Tasela•Sabtu, 17 Oktober 2026 • 11:55 WIB•337x dibaca
Aktivitas membentuk keramik di studio tembikar Bandung.
Aktivitas membentuk keramik di studio tembikar Bandung.📷 Sumber Terkait
Single Article - Top Banner

KABARTASELA.ID, BANDUNG — Di balik deru kendaraan dan aroma kopi yang memenuhi sudut-sudut Kota Bandung, tersimpan oase tenang yang mengajak siapa saja untuk melambat. Menyentuh sebongkah tanah liat yang basah dan dingin, lalu membiarkan jemari menari membentuk cangkir atau vas bunga, menghadirkan sensasi meditatif yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Kota Kembang kini menjadi ruang bertumbuhnya berbagai studio tembikar yang menawarkan pengalaman berkarya penuh kehangatan.

Di kawasan timur, Cerita Ceramic di Ujungberung menawarkan ruang ramah bagi pemula yang ingin merasakan putaran roda tembikar maupun teknik membentuk manual. Bergeser ke pusat kota di Jalan Taman Pramuka, Elina Keramik yang telah berakar sejak 2001 menyuguhkan suasana lokakarya yang sarat pengalaman, melahirkan aneka peranti makan hingga perhiasan keramik elok.

Eksplorasi berlanjut ke sudut pemukiman bersahaja di Bojongloa Kaler. Di sana, Buns Ceramics Home Studio menyulap ketenangan gang sempit menjadi ruang estetik yang intim. Sementara di Babakan Siliwangi, Lost in Clay menghidupkan kembali memori sentra keramik lokal melalui pendekatan antropologis sang penggagas, Sidik, yang menjadikannya ruang temu komunitas sekaligus sarana pelepasan penat.

Iklan

Sentuhan artistik berkarakter juga dapat ditemui di CH Pottery Studio kawasan Coblong yang merajut cerita dalam setiap lekuk keramik pesanannya. Pengalaman personal serupa terpancar dari ai.ceramic Studio yang menonjolkan keunikan tekstur dan teknik glasir lembut, serta Kakera Studio yang memikat lewat ketenangan kelas mewarnai keramik.

Panduan Praktis dan Rincian Studio Keramik di Bandung:

  • Cerita Ceramic: Jalan Puri Kumala 2 Residence Blok A1, Ujungberung. Buka Senin-Jumat (09.00-18.00 WIB) dan Sabtu (10.00-16.00 WIB). Biaya kelas mewarnai/hand building Rp 150 ribu, pottery wheel Rp 250 ribu.
  • Elina Keramik: Jalan Taman Pramuka Nomor 181, Riau. Berdiri sejak 2001, menyediakan kelas durasi 2 jam (Senin-Jumat 13.00-15.00 WIB; Sabtu 09.00-11.00 dan 13.00-15.00 WIB). Biaya workshop berkisar Rp 200 ribu - Rp 500 ribu.
  • Buns Ceramics Home Studio: Gang Babakan Asih Dalam, Bojongloa Kaler. Buka setiap hari (kecuali Kamis) dengan 4 sesi per hari. Biaya kelas mulai dari Rp 65 ribu hingga Rp 300 ribu (reservasi via Instagram @buns.ceramics).
  • Lost in Clay: Babakan Siliwangi. Ruang terapi seni dan komunitas dengan biaya kelas sekitar Rp 75 ribu - Rp 105 ribu.
  • CH Pottery Studio: Jalan Teuku Umar Nomor 6, Lebakgede, Coblong. Menyediakan kelas throwing cup mulai Rp 550 ribu hingga program beginner Rp 1.888.000 dengan jadwal fleksibel.
  • ai.ceramic Studio: Menyediakan workshop dan koleksi kerajinan tangan berkisar dari piring lukis (Rp 98 ribu), cangkir (Rp 135 ribu - Rp 188 ribu), hingga vas eksklusif (Rp 1.560.000). Info via Instagram @aipottery_.
  • Kakera Studio: Berfokus pada workshop melukis keramik secara santai dan intuitif (disarankan reservasi melalui akun media sosial resmi).
  • Tips Liburan: Pastikan melakukan reservasi lebih awal, pahami perbedaan teknik hand building dan roda putar, serta tanyakan apakah tarif sudah mencakup proses pembakaran (glaze).
Single Article - Bottom Banner
Suka artikel ini? Bagikan ke teman & keluarga:
Bagikan:
Neng Maya Lestari, S.Pd
Penulis Berita

Neng Maya Lestari, S.Pd

Wartawan / Reporter Lapangan
"Wartawan kabartasela.id yang mengeksplorasi keindahan destinasi wisata, tradisi masyarakat adat, dan kekayaan warisan budaya nusantara."
46 Artikel DiterbitkanBergabung Kamis, 20 Agustus 2026

Berita Terkait Lainnya

Komentar Pembaca (0)

Tulis Tanggapan Anda

Sampaikan pendapat Anda dengan bahasa yang santun dan beretika.

Memuat komentar...