KABARTASELA.ID, Pamekasan — Panggung BRI Super League 2026/2027 pekan keenam siap menyajikan bentrok panas antara Madura United menjamu Persib Bandung. Duel sengit dua tim papan atas ini bakal dihelat di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, pada Kamis (22/10/2026).
Maung Bandung melawat ke Pulau Garam dengan amunisi kepercayaan diri membumbung tinggi. Skuad Pangeran Biru baru saja mengamankan poin penuh usai menundukkan Persik Kediri lewat skor tipis 1-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (18/10/2026) lalu, berkat gol tunggal Julio Cesar.
Namun, sang tuan rumah bukanlah lawan sembarangan yang mudah ditaklukkan. Laskar Sapeh Kerrab yang ditukangi Ze Gomes memegang rekor mentereng lantaran belum tersentuh kekalahan hingga pekan kelima. Kesiapan armada Madura United teruji saat menahan imbang Bhayangkara FC 3-3, plus catatan laga kandang yang cukup tangguh lewat raihan dua kemenangan dan satu imbang.
Tantangan berat ini menuntut pelatih Persib, Igor Tolic, untuk jeli meramu komposisi dan strategi terbaik. Sejumlah pemain kunci Pangeran Biru siap diandalkan untuk menjadi pembeda sekaligus pemutus rekor tak terkalahkan milik tim tuan rumah.
Nama Thom Haye diprediksi menjadi pengatur ritme di lini tengah Persib. Gelandang Timnas Indonesia berusia 31 tahun tersebut memiliki visi bertanding istimewa, pandai membaca situasi, dan piawai melepaskan umpan matang. Kontribusi nyatanya terlihat saat laga melawan Persik, di mana umpan sepak pojok akuratnya pada menit ke-79 berhasil dikonversi menjadi gol oleh Julio Cesar.
Selain Thom Haye, sektor sayap Persib menjagokan daya ledak Beckham Putra Nugraha. Pemain lincah berusia 24 tahun ini dibekali kecepatan dan keberanian melakukan penetrasi ke area penalti. Keuntungannya, Beckham memiliki kondisi fisik yang sangat bugar setelah sama sekali tidak diturunkan pada laga sebelumnya.
Di lini belakang, sosok Patricio Matricardi berdiri tegak sebagai komando pertahanan. Bek tangguh asal Argentina ini dikenal sangat disiplin dan tenang menghalau gempuran lawan. Tak hanya tangguh dalam bertahan, postur jangkungnya juga menjadi kartu truf Persib saat duel udara di situasi bola mati.










