PAMIJAHAN, KABARTASELA.ID — Kawasan wisata religi Makam Waliyullah Syekh H. Abdul Muhyi Pamijahan di Tasikmalaya Selatan kini resmi tampil dengan wajah baru. Proyek renovasi di sejumlah titik utama kompleks peziarahan tersebut telah selesai dikerjakan, menghadirkan suasana yang jauh lebih tertata, rapi, dan nyaman bagi pengunjung.
Perubahan paling menyita perhatian terlihat pada bagian pintu masuk utama kompleks makam. Gapura dan gerbang utama kini mengusung konsep estetik bernuansa modern tanpa menghilangkan kesakralan situs sejarah kebanggaan warga Tasikmalaya Selatan ini.
Suasana Sejuk Diapit Pepohonan Berusia Ratusan Tahun
Berdasarkan pantauan langsung di lokasi dari arah barat daya makam pada akhir Agustus 2026 ini, area peziarahan terasa sangat sejuk dan menenteramkan. Kompleks makam dikelilingi oleh rindangnya pepohonan rindang yang diperkirakan telah berusia puluhan hingga ratusan tahun, memberikan perlindungan alami dari terik matahari.
Pembenahan signifikan juga terlihat pada akses jalur pejalan kaki menuju area utama peziarahan. Anak tangga menuju makam utama Syekh H. Abdul Muhyi kini tampak lebih cerah dan segar.
- Cat Ulang List Tangga: Bagian tepi atau list anak tangga dicat ulang menggunakan warna hijau khas yang segar.
- Keserasian Warna: Pemilihan warna hijau tersebut diselaraskan secara presisi dengan warna tiang kanopi pelindung, sehingga menciptakan harmonisasi visual yang sejuk dipandang mata.
- Kenyamanan Peziarah: Keberadaan kanopi dan penataan tangga membuat peziarah lebih nyaman saat menaiki area makam meski dalam kondisi cuaca terik maupun hujan.
Lonjakan Peziarah Akhir Pekan dan Adab Ziarah
Memasuki periode akhir pekan, arus kedatangan peziarah dari berbagai daerah terpantau mulai menunjukkan peningkatan tajam. Hari Jumat, Sabtu, dan Minggu menjadi puncak kepadatan pengunjung yang datang untuk memanjatkan doa serta bertawasul di makam ulama besar penyebar agama Islam tersebut.
Menariknya, pada bagian anak gapura selamat datang di area makam Syekh H. Abdul Muhyi, pengelola menyematkan petunjuk penting mengenai tata cara dan adab berziarah.
“Pada dasarnya para peziarah dianjurkan terlebih dahulu sebelum berziarah untuk bersilaturahmi dengan sesepuh atau kuncen Makam Waliyullah Pamijahan,”
Pesan tertulis pada gapura tersebut menjadi pengingat bagi setiap peziarah agar senantiasa menjaga kearifan lokal, etika, dan tata krama saat memasuki kawasan sakral Wisata Religi Pamijahan.
Dengan selesainya seluruh tahapan renovasi ini, fasilitas peziarahan di Makam Syekh H. Abdul Muhyi Pamijahan semakin siap memberikan kenyamanan ekstra bagi masyarakat luas yang ingin berwisata religi sekaligus meneladani perjuangan sang waliyullah.










