Kabar duka serta rencana prosesi pemakaman tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melalui unggahan di media sosial pribadinya pada Minggu (13/9/2026). Dedi mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian sosok yang telah lama berjuang bersamanya di panggung musik Sunda.
Meski kepastian lokasi pemakaman dipusatkan di Kabupaten Tasikmalaya sebagai tanah kelahiran almarhumah, pihak keluarga dan perwakilan belum merinci jadwal pasti jam pelaksanaan pemakaman.
Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa Kanaya Whu mengembuskan napas terakhirnya setelah berjuang keras mengidap penyakit kanker. Dalam unggahannya, Dedi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memaafkan segala khilaf almarhumah semasa hidup serta mengalirkan doa terbaik.
"Selamat jalan Kanaya Whu. Semoga mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, diterima segala amal kebaikannya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan," tulis Dedi Mulyadi dalam pesan duka dan bentuk penghormatannya.
Nama Kanaya Whu dikenal luas oleh masyarakat Jawa Barat sebagai vokalis utama Emka 9, grup musik yang dibentuk oleh Dedi Mulyadi. Bergabung sejak tahun 2019, Kanaya konsisten membawakan karya-karya lagu bernuansa etnik Sunda.
Selama bertahun-tahun, penampilan khas Kanaya kerap menghiasi berbagai panggung kegiatan kebudayaan dan agenda kemasyarakatan di berbagai daerah di Jawa Barat. Dedikasi dan karya-karya musik yang ditinggalkannya menjadi warisan berharga bagi panggung seni daerah.










