29°C
Header Billboard Besar (970x250 / 1100x200)

Sambungkan Akses Tasikmalaya–Ciamis, Gubernur Dedi Mulyadi Dorong Pelebaran Jalan Pamoyanan–Suryalaya–Warudoyong Rp52,7 Miliar

H. Apry Fauzan
H. Apry Fauzan
Redaktur / Editor•Minggu, 20 September 2026 • 17:01 WIB•338x dibaca
Sambungkan Akses Tasikmalaya–Ciamis, Gubernur Dedi Mulyadi Dorong Pelebaran Jalan Pamoyanan–Suryalaya–Warudoyong Rp52,7 Miliar.
Sambungkan Akses Tasikmalaya–Ciamis, Gubernur Dedi Mulyadi Dorong Pelebaran Jalan Pamoyanan–Suryalaya–Warudoyong Rp52,7 Miliar.Foto: Humas Jabar.
Single Article - Top Banner
KABARTASELA.ID, TASIKMALAYA — Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, terus memacu peningkatan kualitas infrastruktur jalan guna memperkuat konektivitas antarwilayah di Jawa Barat. Salah satu proyek strategis yang kini tengah berjalan yakni pelebaran ruas Jalan Simpang 3 Pamoyanan–Suryalaya–Warudoyong hingga batas Kabupaten Tasikmalaya dan Ciamis sepanjang 6,66 kilometer.

Proyek pelebaran jalan provinsi ini menelan nilai kontrak fantastis mencapai Rp52.735.655.690. Penanganan jalur ini diharapkan dapat menyediakan ruang lalu lintas yang lebih memadai sekaligus menunjang mobilitas dan aktivitas perekonomian warga di kawasan Priangan Timur.

Ruas jalan ini memegang peranan krusial bagi mobilitas harian masyarakat. Jalur tersebut menjadi sarana vital untuk perjalanan kerja, transportasi perdagangan, pengangkutan hasil bumi dan usaha, hingga akses utama lalu lintas antardaerah antara Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis.

Dalam proses pengerjaannya, proyek sepanjang 6,66 kilometer ini berada di bawah pengawasan UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah V Jawa Barat. Pelaksanaan di lapangan menyerap sekitar 80 tenaga kerja lokal.

Serangkaian tahapan teknis dilakukan guna menjamin daya tahan struktur jalan. Pekerjaan meliputi pemasangan batu, pembuatan CAP, pengecoran beton, pemasangan unit pendukung, hingga pelapisan ulang (overlay) hotmix menggunakan deretan alat berat secara bertahap.

Iklan

Kebijakan percepatan infrastruktur ini berpatokan pada arahan Gubernur Dedi Mulyadi yang menekankan bahwa pembangunan fisik tak sekadar mengejar target pengerjaan, namun wajib mengutamakan daya tahan dan manfaat nyata bagi publik.

Sebelumnya, Dedi Mulyadi berpesan agar warga Jawa Barat aktif melakukan pengawasan terhadap proyek-proyek infrastruktur di wilayahnya. Masyarakat diimbau mencermati kualitas hasil pekerjaan, teknis pengerjaan, hingga kesesuaian antara realisasi lapangan dengan perencanaan anggaran.

"Pengawasan publik sangat penting mengingat pembangunan jalan ini dibiayai anggaran negara dalam jumlah besar. Dengan nilai kontrak lebih dari Rp52,7 miliar, kualitas hasil pengerjaan jalan Pamoyanan–Suryalaya–Warudoyong harus benar-benar terjaga agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang," tegas Dedi Mulyadi dalam berbagai kesempatan.

Pelebaran akses ini diyakini bakal memberikan dampak domino (multiplier effect) bagi sektor perekonomian daerah. Para pedagang, pelaku usaha, pekerja, hingga pengangkut hasil pertanian dapat memangkas waktu tempuh perjalanan dengan kondisi jalan yang jauh lebih aman dan nyaman.

Single Article - Bottom Banner
Suka artikel ini? Bagikan ke teman & keluarga:
Bagikan:
H. Apry Fauzan
Penulis Berita

H. Apry Fauzan

Redaktur / Editor Berita
"Bertanggung jawab atas arah kebijakan redaksional, independensi pemberitaan, dan penegakan kode etik jurnalistik di Kabar Tasela. Berkomitmen menyajikan fakta yang akurat, berimbang, dan mencerahkan masyarakat Tasikmalaya Selatan."
111 Artikel DiterbitkanBergabung Kamis, 20 Agustus 2026

Berita Terkait Lainnya

Komentar Pembaca (0)

Tulis Tanggapan Anda

Sampaikan pendapat Anda dengan bahasa yang santun dan beretika.

Memuat komentar...