KABARTASELA.ID, Jakarta — Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 2.373 personel untuk mengamankan kelanjutan turnamen sepak bola FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat. Langkah antisipasi ini disiapkan guna memastikan seluruh rangkaian pertandingan berjalan kondusif.
Laga yang digelar pada Senin (28/9/2026) malam tersebut menyajikan dua pertandingan penting. Penonton akan disuguhkan duel antara Singapura melawan Bangladesh, disusul dengan laga sarat gengsi antara tuan rumah Indonesia menghadapi Malaysia. Pertemuan tim-tim ini diprediksi menarik animo tinggi dari para suporter, sehingga kepolisian mengambil langkah preventif secara maksimal sejak dini.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menjelaskan bahwa ribuan petugas keamanan tersebut disebar ke berbagai titik strategis demi menjamin kelancaran arus penonton dan ketertiban umum di sekitar kawasan olahraga terbesar di Jakarta tersebut.
"Personel juga disiapkan untuk melakukan pengaturan lalu lintas, sterilisasi, pemeriksaan di pintu masuk, serta patroli dan pengawasan di sekitar kawasan GBK,"
Pengamanan ketat ini tidak hanya difokuskan pada area dalam stadion semata. Kepolisian telah memetakan sejumlah titik pengamanan komprehensif, mulai dari penginapan masing-masing tim di hotel, rute perjalanan menuju stadion, hingga area tribun penonton. Upaya sterilisasi dan pemeriksaan ketat di setiap gerbang masuk dilakukan guna mengantisipasi masuknya barang-barang terlarang yang dapat mengganggu jalannya pertandingan.
Budi menambahkan, seluruh personel yang bertugas diinstruksikan untuk selalu mengedepankan sikap humanis namun tetap tegas dan prosedural dalam mengambil tindakan di lapangan. Penggunaan kekuatan ekstrem pun sangat dibatasi dalam operasi pengamanan kali ini.
"Kami mengedepankan pendekatan yang profesional dan humanis. Petugas juga diarahkan menghindari tindakan kekerasan serta penggunaan senjata api maupun gas air mata dalam penertiban, kecuali dalam kondisi tertentu sesuai prosedur,"
Pihak kepolisian juga terus membangun koordinasi lintas sektoral untuk memeriksa kesiapan teknis, termasuk akses pintu masuk menuju tribun penonton. Polda Metro Jaya berharap sinergi ini dapat memberikan rasa nyaman bagi para pecinta sepak bola yang hadir langsung mendukung tim kesayangannya.










