29°C
Header Billboard Besar (970x250 / 1100x200)

Pemerintah Siapkan Program Ponsel Gratis Terintegrasi Rekening Digital untuk Warga

Upaya memperluas inklusi keuangan serta mentransformasi penyaluran bantuan sosial nontunai.

Rahmat Hidayat, S.Sos
Rahmat Hidayat, S.Sos
Wartawan Tasela•Rabu, 14 Oktober 2026 • 11:58 WIB•206x dibaca
Pemerintah siapkan ponsel dan rekening digital gratis untuk masyarakat.
Pemerintah siapkan ponsel dan rekening digital gratis untuk masyarakat.📷 Sumber Terkait
Single Article - Top Banner

KABARTASELA.ID, JAKARTA — Pemerintah berencana mendistribusikan telepon genggam secara cuma-cuma kepada masyarakat yang akan langsung terhubung dengan rekening perbankan digital. Kebijakan strategis ini diarahkan untuk mempercepat pemerataan akses keuangan digital nasional sekaligus mempermudah penyaluran bantuan sosial.

Rencana tersebut dipaparkan oleh Board of Advisors Prasasti, Hashim Djojohadikusumo, dalam perhelatan Prasasti Indonesia Policy Forum 2026 di The Ritz-Carlton, Jakarta Selatan, Selasa (13/10/2026). Adik kandung Presiden Prabowo Subianto itu menegaskan bahwa penyediaan fasilitas gawai pintar beserta rekening digital bertujuan memastikan program bantuan dari negara dapat terserap langsung tanpa kendala birokrasi tunai.

"Setiap warga negara akan diberikan telepon genggam dengan rekening digital. Seluruh dana akan berada di sana dan dikirimkan ke rekening masing-masing," kata Hashim dalam forum tersebut.

Melalui sistem digital terintegrasi ini, pemerintah bermaksud merangkul aktivitas perekonomian sektor informal yang selama ini belum terdata secara optimal. Ke depan, seluruh skema bantuan sosial dari kas negara akan disalurkan langsung secara elektronik.

Iklan

"Semua bantuan dari pemerintah tak lagi berbentuk tunai, tapi dikirim oleh pak Juda dan Kementerian Keuangan langsung ke masyarakat melalui ponsel mereka," terang Hashim.

Langkah percepatan ini berlandaskan data Bank Dunia yang menyebutkan bahwa terdapat sekitar 30 persen populasi di Indonesia belum tersentuh ekosistem perbankan. Guna mengatasi jurang aksesibilitas tersebut, agenda ini telah dibahas dalam rapat kabinet dengan menugaskan dua lembaga perbankan, yakni Bank Syariah dan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Kedua bank pelat merah tersebut diberikan mandat untuk memfasilitasi pembukaan rekening bagi masyarakat yang selama ini berada di luar sistem formal. Hashim memastikan biaya administrasi awal pembukaan rekening sebesar Rp50.000 bakal digratiskan. Fasilitas terpadu ini diperuntukkan bagi warga negara Indonesia berusia minimal 17 tahun yang telah mengantongi e-KTP.

Single Article - Bottom Banner
Suka artikel ini? Bagikan ke teman & keluarga:
Bagikan:
Rahmat Hidayat, S.Sos
Penulis Berita

Rahmat Hidayat, S.Sos

Wartawan / Reporter Lapangan
"Jurnalis ekonomi kabartasela.id yang menyajikan analisis keuangan, geliat UMKM, serta peluang investasi melalui informasi yang lugas dan terverifikasi."
18 Artikel DiterbitkanBergabung Selasa, 6 Oktober 2026

Berita Terkait Lainnya

Komentar Pembaca (0)

Tulis Tanggapan Anda

Sampaikan pendapat Anda dengan bahasa yang santun dan beretika.

Memuat komentar...