Momen haru tersebut terekam dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @cisayonginfo. Dalam cuplikan video tersebut, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM mengenakan busana serba hitam lengkap dengan peci hitam, berada di barisan depan memikul keranda jenazah Kanaya menuju pemakaman.
Tak sekadar mengantar, Dedi juga terlihat mendampingi prosesi di bibir liang lahat dan ikut membantu membumikan jenazah penyanyi asal Kota Resik tersebut.
Kehadiran orang nomor satu di Jawa Barat tersebut menambah suasana haru di tengah pelayat yang hadir. Dedi sebelumnya menjadi salah satu pihak yang mengonfirmasi kabar duka atas berpulangnya almarhumah usai berjuang melawan kanker di RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
"Kami menyampaikan berita duka, telah meninggal dunia saudari kita, sahabat kita, Teh Kanaya, di RS Hasan Sadikin Bandung, karena menderita kanker," ujar Dedi Mulyadi.
Dedi turut memanjatkan doa agar almarhumah mendapat tempat termulia di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan dianugerahi ketabahan. Sebelum diberangkatkan, Dedi memang telah memastikan bahwa jenazah almarhumah akan dimakamkan di tempat kelahirannya di Kabupaten Tasikmalaya.
"Surga untukmu, Teh Kanaya. Kini kau benar-benar menjadi purnama yang dirindukan. Terima kasih atas segala karya. Bahagia kini kau jelang. Selamat jalan," ungkap Dedi dalam pesan purna hormatnya.
Kanaya Whu mengembuskan napas terakhirnya pada Minggu (13/9/2026) setelah perjuangan panjang melawan kanker ganas. Kepergian sosok vokalis yang konsisten mempopulerkan karya musik etnik Sunda ini meninggalkan duka mendalam bagi panggung seni Jawa Barat, keluarga, serta para penggemarnya.










