29°C
Header Billboard Besar (970x250 / 1100x200)

Menyingkap Palatar Agung: Surga Memancing Tersembunyi di Pelukan Nusakambangan

Sensasi mengarungi muara Citanduy bersama nelayan lokal berlatar lanskap eksotis pesisir Pangandaran

Neng Maya Lestari, S.Pd
Neng Maya Lestari, S.Pd
Wartawan Tasela•Kamis, 15 Oktober 2026 • 11:56 WIB•235x dibaca
Perahu nelayan bersandar di muara Palatar Agung berlatar Nusakambangan.
Perahu nelayan bersandar di muara Palatar Agung berlatar Nusakambangan.📷 Sumber Terkait
Single Article - Top Banner

KABARTASELA.ID, PANGANDARAN — Deru angin pesisir berbisik pelan di perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah, tempat aliran air tawar Sungai Citanduy berpadu tenang dengan deburan samudra. Di sudut hening ini terbentang Pantai Palatar Agung, sebuah permata tersembunyi di Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran. Berdiri di tepiannya menyuguhkan pemandangan megah yang jarang dijumpai: siluet hijau nan misterius dari Pulau Nusakambangan yang berdiri kokoh tepat di seberang mata memandang.

Kawasan muara ini bukan sekadar garis batas geografis biasa. Bagi para penghobi joran dari Cilacap maupun pelosok Jawa Barat, Palatar Agung telah lama menjadi tanah impian untuk berburu sensasi tarikan ikan raksasa. Menariknya, petualangan di sini memegang teguh aturan kearifan lokal. Pengunjung tidak diperkenankan melayarkan perahu sendiri. Setiap pelancong wajib mempercayakan kemudi kepada para nelayan pribumi, sebuah tradisi turun-temurun yang menjaga keselamatan sekaligus menghidupkan urat nadi perekonomian warga desa.

Ketua Pokdarwis Pamotan, Tigor, menuturkan bahwa peran warga lokal kini bertransformasi menjadi pemandu wisata bahari yang menemani setiap jengkal penjelajahan para pemancing.

Iklan

"Di sini sudah sejak lama menjadi wisata pancing, karena sudah sejak lama spot menarik mencari ikan-ikan besar,"

Suasana di atas perahu kayu yang meluncur tenang di perairan Palatar Agung begitu menghanyutkan. Di antara ayunan ombak yang ramah bagi pemula, para pelancong disuguhi panorama bentang pantai Pangandaran yang menyejukkan mata. Tigor menceritakan, tidak sedikit wisatawan yang datang bukan semata-mata membawa pulang hasil tangkapan, melainkan merayakan momen damai ala catch and release atau bahkan membakar ikan segar langsung di atas perahu di tengah perairan.

"Wisatawannya beda-beda karena mungkin hobi ada pemancing yang dapat ikan besar dilepas kembali, seperti di mancing mania. Biasanya nelayan sini tarif paling murah itu Rp 150.000 sampai Rp 500 ribu bahkan Rp 1 juta untuk perjalanan keliling pantai Palatar Agung,"

Meski air muara tampak teduh, keselamatan tetap menjadi jangkar utama. Tigor senantiasa mengingatkan setiap nelayan untuk melengkapi perahu dengan jaket pelampung demi mengantisipasi tabiat laut yang sukar ditebak, memastikan setiap kisah penjelajahan di Palatar Agung berujung pada kepulangan yang hangat dan berkesan.

Informasi Praktis Wisata Palatar Agung:

  • Lokasi: Pantai Muara Citanduy, Palatar Agung, Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
  • Akses & Karakteristik: Berada di perbatasan Pangandaran dan Cilacap (Jawa Tengah), berhadapan langsung dengan Pulau Nusakambangan.
  • Ketentuan Sewa: Wisatawan dilarang membawa perahu sendiri dan wajib menggunakan jasa perahu berpendamping warga lokal demi keselamatan.
  • Tarif Sewa Perahu: Berkisar antara Rp150.000, Rp300.000–Rp500.000, hingga Rp1.000.000, disesuaikan dengan rute, jarak jelajah, dan durasi memancing.
  • Aktivitas Wisata: Memancing ikan muara/laut, catch and release, bakar ikan di atas perahu, serta menyusuri lanskap pesisir.
  • Tips Keselamatan: Selalu kenakan jaket pelampung (life jacket) yang disediakan nelayan selama berada di atas perairan.
Single Article - Bottom Banner
Suka artikel ini? Bagikan ke teman & keluarga:
Bagikan:
Neng Maya Lestari, S.Pd
Penulis Berita

Neng Maya Lestari, S.Pd

Wartawan / Reporter Lapangan
"Wartawan kabartasela.id yang mengeksplorasi keindahan destinasi wisata, tradisi masyarakat adat, dan kekayaan warisan budaya nusantara."
39 Artikel DiterbitkanBergabung Kamis, 20 Agustus 2026

Berita Terkait Lainnya

Komentar Pembaca (0)

Tulis Tanggapan Anda

Sampaikan pendapat Anda dengan bahasa yang santun dan beretika.

Memuat komentar...