KABARTASELA.ID, BANTARKALONG ā Pemerintah Pusat resmi menyalurkan bantuan program revitalisasi sarana pendidikan bagi PAUD Kober Al Fatah yang berlokasi di Kampung Cihegar, Desa Simpang, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya. Langkah ini dilakukan guna meningkatkan mutu serta kenyamanan proses belajar mengajar anak usia dini di wilayah Priangan Timur.
Ketua Yayasan Nurul Falah Singajaya sekaligus Kepala PAUD Kober Al Fatah, Muhammad Rohmatulloh, menjelaskan bahwa alokasi anggaran tersebut bersumber dari Program Revitalisasi Satuan Pendidikan, Direktorat Sekolah Menengah Pertama, Direktorat Jenderal PAUD dan Pendidikan Masyarakat, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Secara terperinci, Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 ini bernilai total Rp1.134.901.000 dari APBN. Seluruh proses pengerjaan dikelola langsung oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan setempat dengan masa pelaksanaan sejak Agustus hingga Desember 2026.
Alokasi Lima Fasilitas Utama
Suntikan dana senilai Rp1,1 miliar tersebut dialokasikan secara proporsional untuk membenahi dan membangun lima komponen fasilitas fisik utama di lingkungan PAUD Kober Al Fatah, yaitu:
- Ruang Kelas
- Ruang Administrasi
- Ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS)
- Area Bermain Anak
- Fasilitas MCK
Saat ini, PAUD Kober Al Fatah tercatat membina sebanyak 22 orang peserta didik dengan ditunjang lima orang tenaga pengajar, termasuk kepala sekolah. Pihaknya bersyukur atas perhatian besar yang diberikan oleh pemerintah pusat untuk kemajuan pendidikan anak usia dini di desa tersebut.
"Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu dan kami sangat bahagia, sehingga anak-anak bisa belajar dengan sungguh-sungguh didukung kenyamanan," ujar Muhammad Rohmatulloh, Selasa (8/9/2026).
Gotong Royong Bersama Warga dan Karang Taruna
Muhammad berharap kelengkapan fasilitas baru ini kelak dapat memacu kemajuan lembaga serta meningkatkan keceriaan siswa dalam menimba ilmu dasar. Ia menambahkan bahwa pengerjaan fisik bangunan dilakukan secara berswadaya dan gotong royong.
"Tenaga pengajar berjumlah lima orang termasuk kepala sekolah, dan pengerjaannya dilakukan bersama warga serta Karang Taruna setempat. Kami memohon doa agar pembangunan berjalan lancar sesuai rencana," imbuhnya.
Upaya nyata pemerintah dalam merenovasi sarana pendidikan di pelosok daerah ini pun mendapat sambutan hangat dari para orang tua siswa. Salah satu wali murid, Asep, mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan bagi tumbuh kembang anak-anak di Desa Simpang.
"Alhamdulillah, terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan ini. Anak-anak sebentar lagi bisa belajar dengan nyaman di PAUD Kober Al Fatah," ungkap Asep.










