KABARTASELA.ID, BANDUNG — Kelompok suporter Viking Persib Club (VPC) mengeluarkan seruan tegas kepada seluruh elemen Bobotoh untuk memadati Tribun Timur Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Kamis (10/9/2026) mulai pukul 11.00 WIB. Kehadiran massa suporter ini ditujukan untuk memberikan suntikan motivasi moral secara langsung saat skuad Persib Bandung menggelar sesi latihan pamungkas jelang laga tandang krusial.
Pangeran Biru dijadwalkan melakoni duel sengit bertajuk El Clasico Indonesia melawan Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Sabtu (12/9/2026) pukul 15.30 WIB. Setelah melewati dinamika dalam beberapa musim terakhir, laga pertaruhan gengsi antara dua kekuatan besar sepak bola nasional ini akhirnya kembali dihelat di ibu kota.
Kedua tim menatap laga legendaris ini dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah sama-sama memetik poin penuh pada pekan pembuka kompetisi. Persib Bandung berhasil menundukkan PSM Makassar dengan skor meyakinkan 3-1. Di sisi lain, Macan Kemayoran juga mengamankan tiga poin usai meraih kemenangan tipis 1-0 atas Borneo FC.
Pesan Menyentuh Viking Persib Club
Melalui akun Instagram resminya, @officialvpc, pengurus organisasi menekankan betapa krusialnya penyaluran energi positif dari tribun latihan sebelum rombongan tim bertolak menuju markas rival.
" Sebelas pemain mungkin berdiri di atas lapangan, tetapi di belakang kalian ada jutaan hati yang berdetak dalam satu warna: BIRU. PERSIB membutuhkan energi kita. Bukan hanya di saat 90 menit pertandingan, tapi sejak langkah pertama mereka menuju medan laga," bunyi pernyataan resmi Viking Persib Club.
Dalam aksi dukungan moril hari ini, VPC mengimbau seluruh anggota dan pendukung setia Maung Bandung untuk hadir lebih awal guna memadati tribun dan menggemakan kembali slogan historis "PERSIB SANG PENAKLUK".
Atribut Dukungan dan Aturan Strict Organisasi
Pihak pengurus VPC juga mengeluarkan panduan teknis serta batasan perilaku yang wajib dipatuhi seluruh suporter selama berada di area Stadion GBLA:
- Atribut Dukungan: Imbauan membawa bendera raksasa, spanduk motivasi, serta menjalankan instruksi one man one flare untuk membakar semangat tim.
- Sikap Organisasi: Menerapkan prinsip toleransi nol (zero tolerance) terhadap segala bentuk rasisme, diskriminasi, maupun seksisme di dalam dan luar arena.
Sebagai salah satu kelompok suporter paling terstruktur di Indonesia yang berdiri sejak 17 Juli 1993 di Stadion Siliwangi—diinisiasi oleh tokoh-tokoh seperti Heru Joko, almarhum Ayi Beutik, Dodi "Pesa" Rokhdian, Hendra Bule, dan Aris Primat—VPC bertekad memfokuskan seluruh energi untuk mengawal kesiapan mentalitas skuad.
"Datang sebagai Persib. Bertarung sebagai Maung Bandung. Untuk lambang di dada, untuk nama Bandung, dan untuk mereka yang tak pernah berhenti percaya. Tidak ada ruang untuk ragu. Tidak ada langkah untuk mundur!" tegas pernyataan akhir VPC.
Kehadiran Bobotoh di Tribun Timur GBLA pada Kamis siang ini menjadi momentum konsolidasi moral penting guna memastikan jajaran pelatih dan para pemain Persib tampil percaya diri dan siap merebut poin penuh di Jakarta.










