Jasad korban pertama kali ditemukan oleh kakak kandungnya sendiri, Herman (67), sekitar pukul 16.00 WIB. Saat ditemukan, korban berada dalam posisi terlentang di atas tempat tidur di dalam kamarnya.
Herman mengungkapkan, penemuan jasad adik bungsunya tersebut bermula saat ia merasa curiga saat hendak mengecek kondisi rumah. Ia melihat banyaknya kerumunan lalat serta mencium bau tidak sedap dari arah dalam rumah. Kecerigaannya kian menguat lantaran makanan yang rutin ia kirim saban hari untuk sang adik masih utuh tak tersentuh.
"Tadi jam empat sore. Curiga itu banyak lalat, jangan-jangan meninggal (boa-boa maot), apalagi sudah kecium bau," ungkap Herman saat memberikan keterangan di lokasi kejadian, Kamis (17/9/2026).
Menurut Herman, korban selama ini memang tinggal seorang diri dan sudah tiga hari tidak memberikan respons maupun terlihat beraktivitas di luar rumah. Ia menambahkan, sang adik tidak memiliki riwayat penyakit fisik tertentu, namun diketahui mengidap gangguan mental sejak belasan tahun silam.
"Tidak respons tiga hari. Tinggal di rumah sendiri. Tidak punya riwayat sakit yang lain, cuma stres dari tahun 2009," jelasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Tawang, Iptu Azis Kartaji, membenarkan adanya laporan penemuan mayat wanita tersebut. Pihaknya menerima informasi dari warga sekitar pukul 17.00 WIB dan langsung menerjunkan personel ke lokasi kejadian.
Petugas Polsek Tawang bersama Tim Identifikasi Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota serta Piket Pamapta III langsung melakukan pengamanan lokasi dan menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Kami menerima laporan dari warga terkait penemuan mayat. Petugas Polsek Tawang bersama Tim Identifikasi dan Piket Pamapta langsung mengecek dan melakukan olah TKP," terang Iptu Azis.
Setelah proses olah TKP usai, jasad korban langsung dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut guna memastikan penyebab kematiannya.
"Untuk penyebab pasti kematiannya masih dalam proses penyelidikan. Kami melakukan pemeriksaan visum luar di rumah sakit," pungkas Iptu Azis.










