KABARTASELA.ID, BANDUNG — Jadwal super padat siap menguji ketahanan fisik dan mental skuad Persib Bandung sepanjang bulan Oktober 2026. Setelah sukses mencuri kemenangan meyakinkan 3-1 atas Port FC di Thailand dalam ajang ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/2027, Maung Bandung kini harus langsung mengalihkan fokus ke panggung domestik Super League.
Laga berat sudah menanti di depan mata. Persib dijadwalkan menjamu sang pemuncak klasemen sementara, Dewa United, di Stadion Si Jalak Harupat, Kutawaringin, Kabupaten Bandung, pada Minggu (11/10/2026) malam pukul 19.00 WIB. Pertandingan ini menjadi tantangan luar biasa bagi Thom Haye dan kawan-kawan yang praktis hanya memiliki waktu pemulihan selama dua hari pasca-penerbangan dari Thailand.
Saat ini, tim asuhan Igor Tolic masih tertahan di peringkat keenam klasemen dengan koleksi enam poin dari tiga laga dengan catatan dua kali menang dan sekali kalah. Sebaliknya, Dewa United tengah mentereng di posisi puncak klasemen setelah mengemas sepuluh poin dari empat laga hasil tiga kemenangan dan sekali imbang.
Bentrok kontra Dewa United barulah awal dari ujian berat konsistensi taktik Igor Tolic. Juru taktik asal Kroasia tersebut dituntut cerdik memutar otak karena Persib harus melakoni tujuh pertandingan di tiga kompetisi berbeda—Super League, AFC Champions League Two (ACL Two), dan ASEAN Club Championship—hanya dalam kurun waktu 20 hari saja.
Badai jadwal ini berlanjut pada Rabu (14/10/2026), saat Persib menjamu wakil Vietnam, The Cong-Viettel, dalam laga kedua Grup E ACL Two di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Selang empat hari, tepatnya Minggu (18/10/2026), giliran Persik Kediri yang menantang Maung Bandung di Bandung.
Ujian ketahanan berlanjut lewat dua laga tandang beruntun. Persib harus melawat ke markas Madura United pada Kamis (22/10/2026), disusul bentrok kontra Garudayaksa FC di Stadion Pakansari pada Minggu (25/10/2026). Rangkaian jadwal gila ini ditutup laga kandang krusial kontra Melbourne Victory di ACL Two pada Rabu (28/10/2026) di GBLA.
Dengan skuad yang kini hanya berkekuatan 27 pemain setelah penutupan bursa transfer, rotasi pemain yang presisi menjadi kunci mutlak bagi Igor Tolic demi menjaga napas Maung Bandung di tiga kompetisi sekaligus.










