KABARTASELA.ID, Tasikmalaya — Bumi Pasundan bergemuruh! Persib Bandung, raksasa kebanggaan Jawa Barat, kembali menunjukkan visi jauh ke depan dalam meracik masa depan tim. Bukan dengan belanja pemain bintang di bursa transfer, melainkan dengan melepas dua permata mudanya, Athaya Zahran dan Kevin Muhammad Islami Pasha, untuk digembleng di kawah candradimuka PSGC Ciamis.
Langkah strategis ini bukan sekadar rutinitas peminjaman biasa, melainkan bagian integral dari cetak biru pengembangan pemain muda yang digagas Maung Bandung. Athaya dan Kevin akan "merumput" bersama Laskar Galuh, julukan PSGC Ciamis, yang kini berstatus sebagai salah satu klub satelit Persib. Harapannya jelas: mereka akan mendapatkan lebih banyak menit bermain dan pengalaman kompetitif di lapangan hijau, sebuah bekal berharga yang tak ternilai harganya.
Adhitia Putra Herawan, Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, menegaskan bahwa keputusan ini adalah hasil kolaborasi matang. "Keputusan peminjaman dua pemain muda ini merupakan buah pembahasan bersama antara manajemen, tim pelatih, PSGC, dan pemain yang bersangkutan," terang Adhitia dalam keterangan resminya pada Jumat (25/9/2026). Ia menambahkan, tujuan utamanya adalah "memberikan kesempatan pemain muda mendapatkan menit bermain dan pengalaman bertanding yang lebih banyak sebagai bagian dari proses perkembangannya."
Lebih dari itu, Adhitia juga menggarisbawahi dukungan Persib terhadap PSGC. "Tujuan lainnya adalah mendukung PSGC sebagai klub satelit Persib dengan menghadirkan pemain yang sesuai dengan kebutuhan tim." Ini adalah simbiosis mutualisme yang menguntungkan kedua belah pihak, di mana Persib dapat mematangkan talentanya, sementara PSGC mendapatkan suntikan amunisi yang sesuai dengan kebutuhan taktik mereka.
Athaya Zahran dan Kevin Muhammad Islami Pasha, keduanya baru berusia 20 tahun, memang sudah mencicipi iklim profesional bersama Persib sejak era kepelatihan Bojan Hodak musim lalu. Mereka bahkan sudah mengantongi kontrak profesional. Namun, persaingan ketat di skuad utama Pangeran Biru membuat kesempatan bermain di pertandingan resmi masih menjadi barang langka. Inilah mengapa PSGC menjadi panggung ideal bagi mereka untuk unjuk gigi, mengasah insting bertanding, dan meningkatkan "jam terbang" di kompetisi sesungguhnya.
Persib, melalui Adhitia, berkomitmen penuh untuk terus memantau progres kedua pemain mudanya selama masa peminjaman. "Kami akan terus memberikan ruang dan dukungan bagi pemain-pemain muda untuk berkembang sesuai dengan tahapan kariernya. Kami percaya setiap pemain memiliki proses dan waktunya masing-masing," pungkasnya. Pengalaman berharga ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi Athaya dan Kevin untuk suatu saat nanti kembali ke pangkuan Maung Bandung dan berkontribusi penuh bagi tim senior. Masa depan Persib ada di tangan talenta-talenta muda ini!










