KABARTASELA.ID, Kabupaten Tasikmalaya — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya terus mendistribusikan pasokan air bersih secara masif guna merespons krisis kekeringan yang dipicu fenomena El Nino Ekstrem sepanjang tahun 2026. Hingga pekan ini, total bantuan air bersih yang disalurkan telah menembus 523.000 liter untuk membantu masyarakat terdampak.
Berdasarkan pemutakhiran data pendistribusian air bersih per Jumat (4/9/2026) pukul 21.00 WIB, aksi tanggap darurat BPBD telah menjangkau 52 desa yang tersebar di 28 kecamatan. Wilayah penerima manfaat melingkupi kawasan utara hingga selatan Kabupaten Tasikmalaya, di antaranya Kecamatan Cigalontang, Sukaratu, Jamanis, Cikatomas, Cipatujah, hingga Karangnunggal.
Secara keseluruhan, bantuan pasokan air bersih tersebut telah menjangkau sedikitnya 18.612 Kepala Keluarga (KK) atau setara dengan 75.468 jiwa penerima manfaat.
Anomali Iklim Perparah Kekeringan
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Roni AKS, mengungkapkan bahwa kondisi kekeringan pada musim kemarau tahun ini tercatat jauh lebih berat dibandingkan periode sebelumnya. Anomali iklim El Nino Ekstrem menyebabkan curah hujan berada jauh di bawah rata-rata normal, sehingga memicu penyusutan drastis pada sumber air tanah, debit sungai, hingga mata air warga.
"Kondisi kekeringan tahun ini jauh lebih parah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya karena didorong oleh fenomena El Nino Ekstrem. Curah hujan turun sangat rendah, suhu udara meningkat, dan penguapan air lebih cepat, sehingga banyak sumber air yang mengering lebih awal," ujar Roni AKS, Senin (7/9/2026).
Roni menambahkan, dampak El Nino Ekstrem diperkirakan masih akan membayangi wilayah Priangan Timur hingga penghujung tahun. Oleh karena itu, BPBD mengambil langkah cepat dengan meningkatkan frekuensi pengiriman air bersih ke titik-titik lokasi terdampak.
"El Nino Ekstrem 2026 ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir tahun, sehingga kita harus bersiap menghadapi masa krisis air yang lebih panjang. Potensi kekeringan meluas, sumber air terus menyusut, dan kebutuhan air masyarakat tetap tinggi. Oleh karena itu, kami terus memperluas jangkauan distribusi dan menambah frekuensi pengantaran air," tegasnya.
Imbauan Bijak Gunakan Air dan Akses Layanan Darurat
Menghadapi potensi kemarau yang berkepanjangan, BPBD Kabupaten Tasikmalaya mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk ekstra hemat dan bijak dalam mengelola konsumsi air harian. Pihaknya juga meminta warga aktif menjaga kelestarian lingkungan sekitar serta titik-titik sumber mata air yang masih berfungsi.
"Kita tidak bisa melawan alam, tapi kita bisa bersiap dan bekerja sama. Hemat air, jangan boros, dan jaga sumber air di sekitar kita. Mari kita hadapi dampak El Nino Ekstrem ini bersama-sama sampai kondisi iklim kembali normal," tutur Roni.
BPBD Kabupaten Tasikmalaya berkomitmen untuk terus memantau dinamika kekeringan di lapangan dan memutakhirkan data penyaluran secara berkala. Bagi masyarakat atau pemerintah desa yang membutuhkan bantuan pasokan air bersih darurat, dapat segera menghubungi Call Center BPBD Kabupaten Tasikmalaya di nomor 0821-2059-4513.










